Wah dah lama bgt ga posting, kangennyaa!! harap maklum ya pengunjung setia (emang ada ya?hehe gr ajah) , kmrn2 lg byk bgt tugas kuliah plus kerjaan kantor yg numpuks! yg penting skr posting lg neh.. ini salah satu artikel yg dmuat di tabloid Parameter (dengan sedikit editan sana sini), FYI skr gw dah ga d majalah dokterkita lagi. Tapi bahasannya masih sputar kesehatan kok..enjoy..!
Siapa yang ga pernah sakit gigi? Kyknya hampir smua orang pernah ngerasain sakit gigi ya.. tapi mulai sekarang, jangan remehkan sakit gigi lagi ya, karena ternyata bisa memicu sakit jantung, terutama sakit gigi periodontal (jaringan penyangga gigi: gusi, tulang rahang, sementum, ligamen periodontal).
Bakteri yang terdapat pada jaringan periodontal berpeluang menjadi penyebab tiga penyakit sistemik yaitu diabetes mellitus, penyakit jantung dan masalah penggumpalan darah. Namun dari ketiganya, yang paling cepat terpengaruh adalah penyakit jantung, dimana bakteri dapat masuk melalui aliran darah. Hal ini dikenal dengan teori fokal infeksi dimana mikroorganisme yang berasal dari infeksi di jaringan penyangga gigi bisa menyerang organ lain seperti jantung.
Kelainan periodontal merupakan salah satu faktor pencetus dan faktor risiko dari penyakit kardiovaskular. Timbulnya kalkulus akibat mengerasnya plak yang tidak dibersihkan bisa menyebabkan infeksi kronis pada gusi. Bakteri dari infeksi di gigi ini bisa berjalan ke organ jantung melalui aliran darah sehingga menyebabkan terjadinya aterosklerosis (tersumbatnya aliran pembuluh darah jantung akibat tumpukan plak) bahkan iskemia dan infark miokard. Kuman yang berperan sebagian besar adalah bakteri Porphyromonas gingivalis yang merupakan kuman bakteri gram positif anaerob. Jadi, selain faktor risiko yang lain seperti merokok, kegemukan, hiperkolesterol dan hipertensi, penyakit gigi kronis juga bisa menyebabkan terjadinya penyakit jantung.
54% Kasus Hubungan bakteri dalam mulut dengan penyakit kardiovaskular akhir-akhir ini banyak diteliti, terutama berkaitan dengan bakteri endokarditis bakterialis dan penyakit jantung koroner. Berdasarkan sebuah penelitian, ternyata dari sejumlah kasus penyakit jantung, sebanyak 54% pasien memiliki riwayat penyakit periodontal. Penemuan ini sangat mencengangkan karena jarang sekali penyakit gigi diperkirakan sebagai penyebab penyakit jantung. Namun, hasil dari berbagai penelitian masih dianggap belum memuaskan karena belum bisa menjelaskan secara jelas bagaimana hal ini bisa terjadi. Sulit pula bagi ahli jantung untuk memperkirakan bahwa penyakit jantung yang dialami pasiennya berasal dari penyakit periodontal.
Mungkin ke depannya faktor ini harus mendapat perhatian lebih dari dokter jantung. Atau mungkin di kartu status perlu ditambahkan riwayat keadaan gigi dan mulut pasien. Hal ini untuk mencegah lebih banyaknya kasus penyakit jantung, terutama yang berkaitan dengan penyakit periodontal. Selain itu, kerjasama yang baik antara dokter gigi dan dokter jantung juga akan memberi manfaat lebih kepada pasien. Jadi, jangan anggap enteng sakit gigi ya..
Knapa juga musti ati2 buat minum obat pilek, yg mungkin dah jd obat langganan setiap kali ingus meler (hehe jorok), idung mampet n bersin2 udah menyerang.. tapi sebelum protes, mending baca dulu yg ini:
Setelah gw jg dpt info dari seorang ahli farmakologi indonesia yg paling ngetop, prof Dr iwan darmansjah, kayaknya topik ini penting buat diinformasikan. Ternyata minum obat pilek itu musti ati2. coba deh liat kandungan obat pilek yg ada d rumah, biasanya ada kandungan phenylpropanolamin (PPA) di dalamnya. PPA adalah bahan obat yang digunakan dalam obat resep atau bebas sebagai dekongestan hidung yang memiliki efek mengurangi gejala hidung tersumbat. Selain sebagai obat pilek, PPA juga banyak digunakan sebagai obat pengurus badan yang bekerja menekan nafsu makan dengan dosis yang bisa mencapai tiga kali lipat dari obat pilek. trus knapa jd bahaya?? Sejak 20 tahun yg lalu obat pilek mengandung PPA dicurigain menyebabkan stroke, tapi krn baru dicurigai jd didiemin aja. tp untungnya, akhirnya ada pencerahan. Tahun 2001 ada pnelitian yang dimuat di New England Journal of Medicine. Pada penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti dari Yale University School of Medicine, ternyata minum obat pilek yg mengandung PPA bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke hemoragik (perdarahan di otak). Peningkatan ini cukup menyeramkan, antara 3-18 kali lipat!
Sebagai tindak lanjut dr penelitian ini akhirnya FDA (Food and Drug Administration) melarang penggunaan obat ini di Amerika. FDA memperkirakan setiap tahunnya ada 200 sampai 500 kejadian stroke yang diakibatkan penggunaan obat mengandung PPA, karena itu sejak pada November tahun 2000 peredaran obat-obatan mengandung PPA ditarik. Hal ini diikuti juga oleh negara-negara lain, termasuk Australia dan Singapura.
Gimana dengan Indonesia??Di Indonesia, perubahan dilakukan juga, tetapi hanya dengan membatasi dosis. Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan (POM), Depkes RI, akhirnya memberlakukan pembatasan dosis PPA dalam obat pilek, dari 25 mg atau lebih yang biasa digunakan pada obat pilek menjadi 15 mg per tablet. Menurut POM batas dosis ini cukup aman untuk dikonsumsi.
Tapi Prof Iwan berpendapat bahwa dengan penurunan dosis ini, biasanya efektifitas obat akan menurun dan membuat pengguna meminumnya sampai beberapa tablet sekali minum, tentu ini lebih berbahaya lagi. “Tindakan pembatasan dosis ini sangat tidak benar. Amerika saja negara yang paling bebas dalam obat-obatan melarang sama sekali penggunaan PPA sejak tahun 2000, mengapa kita hanya membatasi dosis saja? Itulah lengahnya kita," katanya.
Gawatnya lagi, 90% dari obat pilek yang beredar di Indonesia mengandung PPA, termasuk juga untuk anak2. Padahal sebenernya terdapat pilihan lain yaitu zat efedrin dan pseudo efedrin sebagai dekongestan. Efedrin dan pseudoefedrin lebih efektif karena dengan dosis kecil saja sekitar 8-10 mg sudah mempan dan lebih aman. Harganya pun lebih murah. Tetapi anehnya justru obat ini jarang digunakan.
So.. musti gmana ya? sampe saat ini emang ga ada pilihan lain, PPA masih jd pilihan utama, mau ngga mau krn yg mengandung zat lain jarang ditemuin.Tapi sebaiknya emang kita lebih waspada. Kalau bisa usahakan jgn konsumsi obat pilek yg mengandung PPA, kalo terpaksa jgn sampe dosisnya berlebihan, dan kalau bisa dihindari jangan sampai terlalu sering mengonsumsi.. atau mau demo ke BPOM? boleh jg..gw dukuung! ^_^
Hmm ga kerasa bulan puasa dah mau pergi ninggalin kita smua hiks cepet bgt ya.. Sebenernya dah lama banget pengen posting tentang mencegah bau mulut di bulan puasa ini, tp gara2 ksibukan sana sini jadi kelupaan deh..tapi gpp deh better late than never kan! apalagi ada temen yang selalu ngingetin utk posting tentang topik ini heuheu makasi paak..
Emang si, puasa kadang bikin mulut kita terasa ga nyaman akibat datangnya si bau mulut, yang istilah kedokterannya disebut halitosis. wajar si, karena selama puasa tidak ada pemasukan makanan dan minuman yang bisa merangsang keluarnya saliva (ludah) dan menimbulkan efek self cleansing. Selama puasa, saliva kita semakin berkurang dan menimbulkan bau mulut yang tentu aja ngganggu bgt..
Selain itu, adanya sisa makanan yang tidak dibersihkan secara sempurna, penyakit gigi yang tidak diobati seperti gigi berlubang, infeksi, dll,gangguan sistemik, dan rangsangan bau-bauan dari makanan yang dimakan selama sahur bisa jadi penyebab timbulnya bau tidak sedap dari mulut.
Bagaimana mengatasinya? Sbetulnya bau mulut ini bisa diatasi dan dicegah. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan pembersihan gigi dan mulut secara sempurna terutama sehabis sahur. Sikatlah gigi setelah sahur dengan sempurna, jangan lupakan daerah lidah dan langit2 yang juga bisa menjadi sarang kuman. Untuk membantu membersihkan daerah celah antara dua gigi, gunakan juga dental floss (benang gigi), dan bila perlu, gunakan mouthwash untuk memperlambat pembentukan plak yang merupakan tempat tumbuh kuman yang bisa menimbulkan bau mulut. Bila kebersihan terjaga, insya Allah si bau mulut tidak akan muncul.
Selain kebersihan mulut, yang harus diperhatikan juga adalah konsumsi makanan kita selama sahur. Hindari makanan2 yang bisa merangsang timbulnya bau mulut seperti jengkol, petai, bawang putih dan durian. tetapi perbanyaklah konsumsi buah-buahan berair seperti apel, dan yang penting juga adalah perbanyak konsumsi air putih, bila perlu lebih banyak dari biasanya.
Bila bau mulut tetap mengganggu pergilah ke dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bisa saja bau mulut berasal dari gigi berlubang, membusuk atau penyakit lain pada gigi dan mulut. Hmm smoga cukup membantu ya..
Sekarang ini produk2 multivitamin makin merebak di pasaran dan tidak sedikit dari kita yang tertarik untuk mengonsumsinya. Tapi sebenernya, tubuh kita perlu multivitamin tambahan ga ya?
Kita mengenal 2 jenis vitamin yaitu vitamin larut air (golongan vitamin B dan C) dan vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, K). Semua jenis vitamin ini diperlukan mutlak oleh tubuh dan dapat diperoleh dari makanan dan suplementasi.
Perbedaannya adalah vitamin yang berasal dari bahan makanan tidak akan meracuni tubuh. Penyerapan jenis vitamin ini oleh tubuh tidak akan berlebihan karena adanya proses interaksi antara beberapa macam bahan makanan. Sedangkan bila multivitamin dosis tinggi dikonsumsi secara terus menerus, dampaknya tidak akan dirasakan segera, namun bila keadaan ini sudah tidak dapat ditolerir oleh tubuh maka timbul tanda-tanda keracunan seperti sakit kepala, perubahan emosi, pertumbuhan sel yang berlebihan dan lain-lain.
Dalam keadaan normal, sebetulnya asupan makanan sehari2 sudah bisa memenuhi kebutuhan vitamin kita. Tetapi untuk benar2 mencukupinya diperlukan konsumsi makanan dalam jumlah yang cukup dan bervariasi, terutama sayuran dan buah-buahan.
Selama asupan kita dalam sehari cukup dalam jumlah dan variasi, maka kita tidak perlu mengonsumsi multivitamin tambahan, kecuali pada kondisi tertentu seperti pada vegetarian, kondisi stres atau kelelahan atau baru sembuh dari sakit, dan sebagainya. Bila tubuh memang memerlukan multivitamin tambahan konsumsilah suplemen tambahan sesuai dengan jenis dan dosis yang tepat. Tapi bila tidak perlu, konsumsi makanan sehat dan bergizi lengkap tentu lebih baik untuk tubuh.
Larangan penggunaan kondom belum lama ini ditetapkan, tapi khusus untuk penganut agama Katolik, sesuai dengan pernyataan Vatikan. Menurut ajaran Gereja Katolik, penggunaan kondom untuk melindungi diri dari penderita HIV bahkan juga pada pernikahan dimana salah satu pasangan mengidap HIV positif, adalah dosa.
Paus Benedict XVI berpendapat bahwa pengajaran gereja tradisional terbukti menjadi satu-satunya cara aman mencegah penyebaran HIV/AIDS. Cara ini yaitu dengan menjaga kesucian pernikahan dengan tidak bergonta-ganti pasangan. Seorang pejabat senior gereja Katolik di Vatikan juga menambahkan bahwa virus HIV bisa menembus kondom dan menularkan AIDS kepada orang lain.
Hal ini tentu aja menimbulkan pertentangan di berbagai kalangan. Pejabat kesehatan internasional WHO mengecam pernyataan Vatikan bahwa penggunaan kondom tidak akan mencegah penularan infeksi virus HIV, karena kondom terbukti banyak membantu mengekang penularan penyakit ini.
Banyak yang menganggap pendeta Katolik di barat menutup mata pada masalah penggunaan kontrasepsi di antara jemaatnya, karena terbukti banyak juga umat Katolik yang telah tertular serta gagal melindungi dirinya sendiri dari HIV. Dengan adanya larangan ini bisa jadi jumlah yang tertular smakin meningkat.
Hmm alesannya sih bener ya, menjaga kesucian pernikahan emang harusnya bisa dijadiin solusi pencegahan penularan HIV/AIDS. Tapi, melihat semakin mewabahnya penyakit ini akibat makin ’marak’nya seks bebas yang susah dikendalikan, sepertinya alat proteksi kyk kondom masih sangat diperlukan untuk pencegahan.. What do you say? Sumber : The Lancet
Hmm dah lama juga nih ga posting, berhubung agak sibuk dengan kerjaan dan liburan (akhirnya..) Maaf ya buat para pengunjung setia (hehe berasa bgt..) Jadi pgn crita2 ni.. pas libur sempet jalan2 ke bandung. Bandung emang asik bgt ya buat jalan2 (lebih2 klo ga pake macet) apalagi tujuannya emang buat hunting makanan yang pastinya banyak banget di sana.. cukup puas menjelajahi tempat2 makan walopun cm 2 hari.
Pulang2 agak stres juga dengan kemacetan tol yang weleh2 panjang amat macetnya.. yang harusnya bisa 2 jam sampe jakarta, karena macet akhirnya perjalanan molor jadi 3,5 jam dan baru sampe skitar jam 11 malem.. yang ada langsung tepar.. bangun smpe kesiangan dan br inget klo hari itu harus kembali ke aktivitas (hiks ga bisa lebih lama ya liburannya)
Karena agak capek dan kurang tidur, bangun2 pas ngaca..ya ampun ko muka gw kyk bon bon cat gini (tokoh kartun kucing dengan lingkaran hitam di sekitar mata-red), ada lingkaran hitam di sekeliling mata yang sebelumnya emang udah ada si, tp ini bener2 jelas dan mengganggu.. langsung deh kompres mata.. jadi terinspirasi utk posting tentang daerah skitar mata. Klo di perhatiin daerah sekitar emang lebih sensitif dibandingin daerah lain di muka karena emang lebih tipis..banyak masalah yang bisa muncul kalo ga dirawat, lingkaran hitam di sekitar mata, kantong mata, kriput halus di sekitar mata, jerawat batu, dan masalah2 lainnya. So.. sebaiknya daerah ini lebih diperhatikan..
Buat yang cukup bermasalah atau pengen mencegah biar ga bermasalah, mungkin cara2 d bawah ini bisa membantu: - Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.. badan yang terlalu kurus bisa bikin daerah sekitar mata lebih hitam karena struktur kulit lebih tipis.. tapi terlalu gemuk juga bisa timbul kantong mata akibat timbunan lemak di bawah mata..hmm yg sedang2 saja kli ya.. - Minum air putih yang cukup (minimal 8 gelas sehari) untuk menghindari kekeringan di sekitar mata - Istirahat yang cukup dan hindari stres (penting nih!) - Hilangkan kebiasaan terlalu sering ngucek mata.. klo gatel sebaiknya mata dikompres aja dengan air yang dingin - Bila perlu gunakan pelembab mata sesuai jenis kulit, misalnya kulit berminyak sebaiknya gunakan bentuk gel, sedangkan untuk kulit kering gunakan pelembab bentuk krim atau salep. Tapi jangan smp berlebihan krn bs menutup pori-pori kulit dan menimbulkan gatal - Hindari daerah sekitar mata dari polusi, termasuk dari bahan-bahan kimia seperti sampo ketika mengeramas rambut - Sehabis menggunakan make-up di sekitar mata, jangan lupa dibersihkan dengan sempurna dan jangan kasar dan hindari penggunaan alat make-up yang sudah kadaluarsa
Klo kulit sekitar mata kita sehat dan jauh dari masalah, maka penampilan akan lebih menarik dan segar,ya kan? Hmm kapan bs liburan lagi yaa.. smoga secepatnya!
Awal bulan Juni yg lalu lab klinik Prodia ngadain acara btema bijak mengelola kesehatan keluarga. Kebetulan waktu itu gw ikut meliput acaranya. Cukup seru si, tp yg paling menarik ketika membahas tentang keuangan untuk kesehatan. Udah bosen juga kali ya ngomongin penyakit mlulu, jadi begitu ngomongin duit langsung melek deh =P ditambah lagi, pembahasnya ahli bgt sama yang namanya mengatur duit, yaitu bapak Safir Senduk, hmm percaya percaya..
Banyak yang berpikiran kesehatan itu mahal, tapi menurut pak Safir yang mahal itu justru sakit. Iya juga si.. yang butuh biaya besar kan sakit, kalo udah sakit pasti kocek terkuras, mulai dari yang bayar dokter, obat, blom lagi kalo sampe dirawat.. Jadi sakit itu mahal, dan sehat itu berharga.. stujuu!
Untuk mengelola keuangan kesehatan, pak Safir membagi biaya kesehatan menjadi 2. Yang pertama biaya perawatan kesehatan. Karena sifatnya yang rutin, biaya perawatan kesehatan sebaiknya disisihkan dari pendapatan rutin kita setiap bulannya. Contohnya adalah biaya check-up ke dokter, cek kesehatan ke lab, dan perawatan lainnya.
Sedangkan yang kedua, biaya penyembuhan sakit, dikeluarkan ketika anggota keluarga ada yang sakit. Seringkali biaya penyembuhan sakit lebih mahal daripada biaya untuk merawat kesehatan. Tetapi untungnya, ada lebih banyak pilihan pada biaya penyembuhan sakit, antara lain adalah uang tabungan sendiri, asuransi kesehatan sebagai proteksi, dan tunjangan sakit dari perusahaan tempat kita bekerja. Pilihan yang diambil tentu disesuaikan dengan keadaan.
Menurut pak Safir, memelihara kesehatan mirip seperti merawat mobil. Kalo ga ada masalah biasanya lupa dirawat, tapi giliran rusak baru deh kalang kabut, dan seringnya biaya yang keluar jauh lebih besar. Jadi, sebelum sakit datang pada kita atau anggota keluarga lainnya, ada baiknya keuangan sudah dipersiapkan. Selain itu, pencegahan sakit juga perlu dilakukan, dengan selalu menjaga kesehatan dan rajin memeriksakan diri..
Di akhir acara Safir Senduk berpesan, “Lakukanlah hal yang penting meskipun tidak mendesak dalam hidup Anda, sebelum hal itu menjadi mendesak dan membutuhkan biaya yang lebih besar.” Hmm ide yang bagus..=)
Lulusan sarjana fkg ui yang bekerja sebagai penulis di tabloid kesehatan parameter sambil kuliah lg.. selebihnya, i'm just a simple girl who dreams to be a great writer.. amin!